Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

Masjid La Kai Kamina

  Berkunjung ke Masjid Kuno (La Ka’i Kamina) Karya : Ayu Sukmawati Liburan semester, hal yang paling dinantikan oleh hampir seluruh siswa. Pasalnya hiruk pikuk tumpukan tugas dan ujian-ujian tidak akan kami dengar beberapa minggu ke depan. Dan liburan kali ini, aku memutuskan untuk pergi ke rumah nenek, dari pada berdiam diri di rumah aku hanya menghabiskan waktu untuk rebahan dan bermain gadget, paling hanya untuk membuka sosmed. Hmmm sungguh aktifitas yang membosankan bukan? Setidaknya kalau aku pergi ke rumah nenek, aku bisa mencari udara segar meskipun aku tahu aku tidak akan pernah bisa berpisah dengan gadget milikku heheh. Namaku Mutiara, tapi keluarga dan teman-teman lebih senang memanggilku Tiara. Aku siswi sekolah menengah pertama. Selain rebahan dan main gadget, sebenarnya aku punya hobi jalan-jalan untuk menikmati keindahan alam, seperti mendaki gunung dan menikmati debur ombak pinggir pantai. Tapi sayang, hobiku yang ini jarang bisa terealisasikan heheh. Secara aku buka...

Kemaliq Ranget

  Kemaliq Ranget       Menelusuri dari googlemap, ada sebuah lokasi yang sedikit membingungkan, yakni pura Ranget. Setahu saya, di tempat tersebut tidak ada masyarakat yang beragama selain Islam. Lalu mengapa ada bangunan pura di tempat itu. Akhirnya saya mencoba menelusuri lebih jauh dengan datang langsung ke lokasi, dan mewancarai Kepala Dusun Ranget, Bapak Septori Wirawan.          Benar saja. Pak Kadus dengan tegas mengatakan bahwa warganya tidak ada yang beragama selain Islam. Persoalan pura Ranget menurutnya, merupakan konflik berkepanjangan antara masyarakat setempat sebagai pemilik dengan masyarakat pendatang yang mengaku memiliki sebidang tanah di seputaran kemaliq.        “Masyarakat setempat dan para ahli waris tidak pernah menjual tanahnya, tapi anehnya mereka sudah memiliki sertifikat tanah. Anehnya lagi, tanah tersebut juga dimiliki oleh sebuah perusahaan air minum daerah.” Ungkap pak kadus dengan wajah muram...